seekor burung merpati betina bersayap putih suci,
terbang tinggi di awan , melayang riang
tapi itu hanyalah kenangan lalu yang silam
kini hilang sudah keseimbangan..
sepenggal sayapnya luka tersayat,
rasa resah dan risau menghampirinya selalu setiap hari..
menawarkan sejuta tanya dihati kini,
adakah secercah harapan untuk aku terbang kembali,
akankah Tuhan merajut sayapku kembali ,
haruskah aku meninggalkan dunia yang kini kuhinggapi,
hari demi hari berlalu melewati gilirnya musim,
ku telan masaku dalam kenistaan..
dalam sebuah keabadian dititik keputusasaan
hingga Tuhan menitipkan pertolongan,
datang seekor merpati jantan membasuh luka ...
dia datang menjadi belahan untuk sayapku,
menuntunku untuk terbang dengan kesabaran..
tiada peduli rintangan menghalang
ataupun hujan badai menerpa sayapnya..
dia tetap tersenyum hingga akhir hayatnya
Rizkia Arianti