Selasa, 05 Juni 2012

Mawar Biru


diri ini menghadap mencari secercah cahaya kerinduan,
mengahmpiri kerisauan gundah tiada akhir,
apakah diriku layak mendapatkan kata bahagia,
ataukah hanya kesedihan didalam dunia-ku,
    pagi telah usai
    siang datang menghampiri
    daunku mulai layu mencari arah
    akankah siang bertajuk sama dengan pagi-ku
selipkan kebahagian itu untukku..
ingin ku selipkan kelopak biru-ku untuknya..
jika engkau mengizinkannya
izinkan aku titipkan seluruh kelopak beserta mahkota biru-ku untuknya

    Rizkia Arianti
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar